Setiap Usaha Pasti Bermanfaat

October 25, 2009 – 11:47 am
Ketika fajar menyingsing, seorang lelaki tua berjalan-jalan di pinggir pantai sambil menikmati angin laut yang segar menerpa pantai. Di kejauhan dilihatnya seorang anak sedang memungut Bintang Laut dan melemparkannya kembali ke dalam air.
 
Setelah mendekati anak itu, lelaki tua itu bertanya heran,emoticon "Mengapa engkau mengumpulkan dan melemparkan kembali Bintang Laut itu ke dalam air?". Si kecil pun menjawab, "Karena bila dibiarkan hingga Matahari pagi datang menyengat, Bintang Laut yang terdampar itu akan segera mati kekeringan".
 
"Tapi pantai ini luas dan bermil-mil panjangnya", kata lelaki tua itu sambil menunjukkan jarinya yang mulai keriput ke arah pantai pasir yang luas itu. "Lagipula ada jutaan Bintang Laut yang terdampar. Aku ragu apakah usahamu itu sungguh mempunyai arti yang besar"emoticon, lanjut lelaki tua itu.
 
Anak itu lama memandang Bintang Laut yang ada di tangannya tanpa berkata sepatahpun. Lalu dengan  perlahan ia melemparkannya ke dalam laut agar selamat dan hidup.
 
"Aku yakin usahaku sungguh memiliki arti yang besar, sekurang-kurangnya bagi yang satu ini", Lanjut si kecil itu.
 
Kita memang tidak bisa bermanfaat bagi dunia yang luas, tetapi setidaknya kita bisa bermanfaat bagi orang di sekitar kita yang membutuhkanemoticon. Jadi kenapa kita tidak memulai berbuat sesuatu yang berharga, mulai hari ini. Karena satu hal yang kita lakukan dan bermanfaat bagi seseorang lebih berharga daripada kita hanya berpangku tangan dan berandai-andai.

“Mbah”-nya Pohon pun Tumbang

September 24, 2009 – 1:12 pm
Tanggal 21 September yang lalu (hari kedua Lebaran), aku dan keluarga pergi ke Bogor untuk bersilaturahmi. Didalam perjalanan, kami melihat ada beberapa pohon yang tumbang (Salah satunya berukuran sangat besar), katanya sih kena angin Puting Beliung.
 
 
 Pohon yang roboh menimpa sebuah rumah
 
 
 Pohon besar yang berusia tua dan berakar sangat dalam itupun roboh

Cintailah Budaya Indonesia

September 17, 2009 – 10:26 am
 
 

Selamat Jalan “King of Pop”

June 26, 2009 – 12:16 am

Liputan6.com, Los Angeles: Michael Joseph Jackson atau Michael Jackson tutup usia. Raja musik pop itu meninggal akibat serangan jantung di Rumah Sakit UCLA, Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (24/5) waktu setempat. Sebelumnya, penyanyi kelahiran Indiana, AS, 50 tahun silam ini kesulitan bernapas di rumahnya di Los Angeles, Kamis siang.

Tim paramedis dari tim pemadam kebakaran Los Angeles menerima panggilan darurat dari rumah Jackson sekitar pukul 12.30 waktu setempat. Saat tiba di rumah Jackson, tim paramedis sempat melakukan pernapasan bantuan (CPR) terhadap pelantun tembang Heal The World itu. Jackson kemudian dilarikan ke UCLA Medical Center hingga mengembuskan napas terakhir.(BOG)


Trio Jantan

May 23, 2009 – 11:53 am

Sewaktu kamu kecil, kamu pasti punya jagoan impian. Jagoan itu bisa melakukan banyak hal yang hebat-hebat yang tidak pernah kamu pikirkan sebelumnya.

Jika kamu ingat, ada banyak jagoan impian yang berseliweran di televisi lokal, contohnya: Gaban, Google V, Ksatria Baja Hitam, Sailor Moon, Power Rangers, Saras 008, Songoku, Bezita, Pikoro, Kuririn, Doraemon (Ini jagoan bukan ya?) dll.

Itu semua adalah masa lalu!!!! Sekarang aku mau perkenalkan jagoan baru kepada kamu…..Ini dia…

Trio Jantan

Berikut adalah keterangan mengenai Trio ini:

  1. Senjata andalannya adalah kamera Digital (Minimal 5 MP)
  2. Keahliannya adalah mengabadikan objek-objek yang indah
  3. Kekuatannya adalah kuat jalan kaki (apalagi kalo objeknya bagus-bagus)

So, apakah kami pantas menjadi jagoan kamu berikutnya??


Satu Tahun Sudah Kita Bersama

May 12, 2009 – 1:36 pm

Satu tahun sudah perjalanan-ku di dunia kerja. Dunia yang pada awalnya aku lihat sangat menyenangkan ternyata…..wuiiiiiiihhhhh………Hanya 20% yang kurasakan nikmat, sisanya? Nikmat sekkkaaaallllliii……!!!!!!!!!

Ketika itu tanggal 12 Mei 2008, Stefanus muda (yang sekarang masih muda juga sih) melangkah ceria memasuki kantor barunya. Banyak harapan tercantum di hatinya, namun tidak sedikit pula keraguan yang menggelayuti hatinya, apakah ia akan gagal atau berhasil di sini (dunia kerja).

12 Mei 2008 hanyalah tinggal kenangan manis yang tidak akan bisa diulang, kenangan yang tidak akan dilupakan sampai kapan-pun.

Terima kasih atas bantuan semua pihak yang membuat seorang Stefanus betah berlama-lama di Plaza Toyota, satu tahun bukanlah waktu yang sebentar………Sekaranglah saatnya untuk melompat lebih tinggi!!


Gereja di “Pengungsian”

March 18, 2009 – 5:06 am

Pada hari Minggu yang lalu, untuk pertama kalinya (setelah gereja ditutup) aku mengikuti misa di Gereja Santa Bernadet Ciledug. Gereja di "pengungsian" mungkin itu kata yang pas untuk menggambarkan kondisi Gereja Santa Bernadet Ciledug sekarang.

Beberapa tahun yang lalu Gereja Santa Bernadet ditutup karena alasan yang aku sendiri tidak mengerti, dan semenjak itu aku berkelana di berbagai Gereja Katolik di Jakarta dan Bintaro serta Tangerang. Ketika aku kembali untuk mengikuti misa di Santa Bernadet, aku sungguh kaget karena tempat yang disebut Gereja itu sungguh tidak layak untuk disebut Gereja.  

Gereja tersebut tempatnya berada di pojokan sebuah kompleks, kecil dan sumpek banget (karena banyaknya umat yang hadir), plus berisik pula. Meski tempatnya rada aneh tapi aku masih melihat semangat yang menggebu dari umat yang hadir, semangat untuk merayakan misa bersama, semangat untuk memiliki kembali tempat ibadah yang layak, dan semangat kebersamaan yang tinggi. 

Sungguh semangat mereka menggugah hatiku, semoga saja suatu saat kami memiliki Gereja yang layak suatu saat nanti.


Hantu Narsis

December 30, 2008 – 4:59 am
Tanggal 26 Desember yang lalu, aku dan kedua temanku jalan-jalan ke Museum Jakarta yang ada di daerah Kota. Dengan bermodalkan 3 kamera, setiap sudut yang nampak menarik bagi kami, langsung kami abadikan.
 
Tak disangka, kami mendapati sesosok makhluk aneh yang muncul di dalam hasil "Jepretan" kami. Hiiiiii…… seram…..
 

 
 
Nb: Buat Mas Roy Suryo, coba di telaah foto ini, asli apa nggaknya….. Klik pada gambar untuk memperbesar…..!!!!

Puaskah Kita?

December 20, 2008 – 1:28 pm
Aku tidak suka bibirku. Kurang seksi. Aku ingin seperti Angelina Jolie. Di saat yang sama seseorang berharap, "Tuhan, berikanlah aku bibir yang normal." Aku ingin mataku berwarna biru. Akan lebih cantik bila aku punya mata berwarna biru. Di saat yang sama seseorang berharap, "Tuhan, kenapa Kau tidak berikan aku sepasang mata untuk melihat."
 
Aku oleskan pewarna dan kurawat jari-jariku agar selalu tampil cantik. Di saat yang sama seseorang bersyukur, "Tuhan, kau hanya berikan aku 4 jari, namun aku mensyukurinya." Aku akan ke salon, creambath dan hairspa agar rambutku tampil cantik. Di saat yang sama seseorang menangis, "Tuhan, kenapa aku diberikan kepala dengan ukuran yang berbeda. Kalau seperti ini, rambut seperti apa pun akan terlihat aneh."
 
Aku mau memutihkan tangan dan kakiku agar tampil lebih cantik seperti artis. Di saat yang sama seseorang bersyukur, "Tuhan, Kau tidak memberikan aku tangan dan kaki, namun aku bahagia aku masih bisa berkarya."
 
Sesungguhnya tubuh kita adalah hal yang berharga. Tak peduli apapun warnanya, apapun ukurannya, apapun bentuknya. Syukurilah itu kawan. Karena di luar sana masih banyak yang mengharapkan mendapatkan fisik yang lengkap. Kaulah ciptaan Tuhan yang terbaik. Kau yang tampan. Kau yang cantik. Syukurilah itu, walaupun itu hanya sementara. Kawan dengarlah. Jutaan orang di luar sana. Berharap bisa melihat. Berharap bisa mendengar. Dan berharap bisa berbicara seperti kita. Kita tidak pernah mengerti. Dan tak kan pernah mengerti. Sadarlah kawan bahwa sesungguhnya kau tidak kekurangan.

Selamat Jalan Pipit

October 26, 2008 – 10:38 am
Beberapa minggu yang lalu, ketika itu hari kamis dan waktu menunjukkan pukul 17.26 aku mendapatkan sebuah sms yang berisi tentang kabar temanku yang sedang dalam keadaan koma di rumah sakit.
 
Kemudian ketika waktu menunjukkan pukul 18.23 (masih di hari yang sama), aku kembali mendapatkan sms yang berisi tentang kabar duka cita mengenai temanku yang tadi dalam keadaan koma telah meninggal.
 
Berita yang sangat cepat dan mengejutkan. Selamat jalan kawan, semoga berbahagia di Sana, bersama Bapa di Surga. Amin