Indonesia Benar-Benar Jagonya Bulu Tangkis

January 31, 2009 – 12:48 pm
Akhirnya………setelah sekian lama aku gantung raket, hari ini aku memuaskan dahagaku akan salah satu olahraga favoritku yaitu Bulu Tangkis. Meskipun tidak terlalu jago mainnya (begitu juga dengan olah raga lainnya) tapi aku senang karena bisa "memeras keringat", mengingat selama ini aku memang sangat jarang berolah raga.
Ada satu hal menarik yang aku selalu perhatikan selama bermain Bulu Tangkis tadi emoticon, banyak banget yang jago mainnya bahkan anak kecil aja wah keren banget (kalah dah gw). Meskipun masih sangat muda, pukulan mereka keras dan terarah. Smash yang mereka tujukan kepada lawan, benar-benar terukur dan membuat lawan mati kutu emoticon.
 
Ah, andai saja ada yang mau mengasah mereka aku yakin mereka akan menggantikan posisi senior-senior mereka di tim nasional bulu tangkis Indonesia seperti Taufik Hidayat, Sonny Dwi Kuncoro, Pia Zubadia (kalo nggak salah namanya), Maria Kristin dll, dan aku yakin prestasi mereka tidak kalah mengkilap dibandingkan senior-senior mereka emoticon.
 
Indonesia memang raja bulu tangkis dunia(menurutku)!!!! Cepat besar ya kalian para junior bulu tangkis Indonesia, tunjukkan prestasi kalian, aku pasti nonton kalo Indonesia yang bertanding. 
 
 

Sisi Lain Bunda Teresa

January 17, 2009 – 12:20 pm
Kemarin, ketika aku sedang jalan-jalan ke sebuah toko buku, mataku tertuju pada sebuah buku yang berada tepat di tengah-tengah toko buku tersebut. Buku itu isinya mengomentari tentang surat-surat yang pernah ditulis oleh Bunda Teresa (tau kan siapa Bunda Teresa itu?). Membaca beberapa halaman dari buku itu membuatku sedikit mengerutkan dahi emoticon, bagaimana bisa seorang Katolik taat seperti Bunda Teresa pernah meragukan kehadiran Tuhan bahkan keberadaan Tuhan?
 
Benar-benar buku yang menarik!! Ku baca lagi lebih teliti dan teliti lagi, dan memang benar buku tersebut menerangkan suasana hati Bunda Teresa kala itu (ketika masih hidup), dan secara tersirat (tidak tertulis langsung) dia benar-benar pernah meragukan kehadiran dan bahkan keberadaan Tuhan (kupikir, aku dan kalian juga akan mempunyai pemikiran yang sama tentang Tuhan jika menghadapi situasi yang sama dengannya). Tapi (ada tapinya..), meski begitu dia tetap saja melayani kaum miskin dan terlantar di India dengan sepenuh hati emoticon.
 
 
 
Ada satu pelajaran yang dapat aku petik dari buku itu, yaitu bahwa semua orang tanpa kecuali pernah mengalami gejolak iman, pernah mengalami keraguan akan Tuhan, namun yang berbeda hanyalah bagaimana orang itu menyikapinya. Meski Bunda Teresa pernah meragukan Tuhan namun ia tetap melayani sesama dengan ikhlas, karena cintanya terhadap Tuhan yang memang sudah sungguh dalam, dan karena dia mencintai Tuhan begitu dalam, dia  membuktikannya dengan mencintai sesama manusia dengan begitu dalam juga.
 
So, jika kamu berkata bahwa dirimu mencintai Tuhan maka buktikan terlebih dahulu, dengan cara kamu mencintai sesamamu manusia (tidak peduli apa suku, agama dan rasnya). Jika tidak, maka jangan pernah menyebut dirimu mencintai Tuhan.

2008 Yang Berkesan

January 4, 2009 – 12:39 pm
Tahun 2008 yang lalu sungguh sangat berkesan bagi beberapa orang yang aku kenal dan terutama buat diriku sendiri. "Tahun 2008 adalah tahun penuh kesuksesan", mungkin itulah yang dapat aku katakan (tidak tau ya bagaimana pendapat orang lain mengenai tahun 2008).'’
 
Entah kebetulan atau tidak, aku selalu suka dengan angka 8 (karena bentuknya yang sempurna, tanpa ada putus) dan (mungkin) berhubungan juga dengan beberapa keberuntungan yang aku dapatkan di tahun 2008. Awal tahun 2008 diawali dengan mimpi buruk bernama Skripsi yang harus kelar diketik dan dikumpulkan, namun karena aku bekerja dengan beberapa orang "Top" makanya tugas itu tidak terlalu terasa berat bagiku emoticon. Buzz, terjadilah banjir besar dan untuk pertama kalinya rumahku kebanjiran emoticon tepat satu hari sebelum sidang skripsi, tapi banjir itu tidak mematahkan semangatku dan beberapa teman lainnya untuk mengikuti sidang skripsi yang berakhir sangat baik buatku.
 
Selesai sidang Skripsi dan Wisuda, aku mendapatkan kerja di bidang yang sangat aku sukai (yang ini sedikit bohong) yaitu sebagai Accounting di sebuah perusahaan swasta. Meski nggak jago-jago amat dalam bidang Accounting namun aku sangat senang karena mendapat rekan kerja yang sabar (mungkin juga nggak) menuntunku untuk terus belajar.
 
Banyak deh kesenangan di tahun 2008 yang aku dapatkan, kalau ditulis disini mah bisa gawat soalnya banyak banget deh…….. Selamat tinggal tahun 2008 yang berkesan emoticon dan selamat datang tahun 2009 yang penuh harapan.